Showing posts with label Politics. Show all posts
Showing posts with label Politics. Show all posts

Tuesday, July 8, 2014

Ketahui Informasi Terlengkap Hasil Aktual Pemilu 2014 Paling Terupdate

Media Informasi Dan Cerita Aneh: Pemilihan Umum (PEMILU) Presiden Dan Wakil Presiden RI 2014, telah dilaksanakan dengan serentak di seluruh indonesia pada tanggal sembilan juli 2014. Ratusan juta penduduk indonesia telah melakukan pencoblosan untuk memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia untuk masa jabatan periode 2014 sampai dengan 2019. lantas bagaimana informasi tentang Hasil Aktual Pemilu 2014 pada tangal 09 juli 2014? siapakah yang terpilih jadi presiden dan wakil presiden RI? Ketahui Informasi Terlengkap Hasil Aktual Pemilu 2014 Paling Terupdate
Pada hari ini, tanggal sembilan juli 2014 hampir seluruh warga indonesia yang telah mendapat hak pilih serentak melakukan pencoblosan suara dalam ajang pemilu 2014. semua orang melakukan pemilihan umum, untuk memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang akan menjabat selama lima tahun ke depan untuk periode 2014 s/d 2019. apakah anda sedang mencari berita tentang Hasil Aktual Pemilu 2014 terbaru dan terlengkap? dari sumber yang terpercaya?
Bagi anda yang sedang mencari informasi akurat tentang Hasil Aktual Pemilu 2014, tetaplah mengunjungi Media Informasi Dan Cerita Aneh untuk mendapatkan hasil pemilu 2014 terupdate. disini akan kami lakukan update secara terus menerus dengan sumber dari KPU dan sumber terpercaya lain nya, mengenai hasil penghitungan suara terbaru dari Pasangan presiden serta wakil presiden antara Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK. jadi tetaplah disini, jangan kemana-kemana

Hasil Penghitungan Suara Terbaru Pemilu 2014
Hasil Quick Count Pilpres 2014 Online
Pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mulai mengejar Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan perolehan suara 22,52 persen. Sementara itu, pasangan calon Jokowi-JK masih memimpin perolehan suara sebanyak 77,48 persen. Perolehan suara tersebut merupakan hasil penghitungan cepat Pilpres 2014, dari jumlah suara yang masuk sebanyak 0,20 persen, dari 2.000 sampel TPS yang tersebar di berbagai daerah dengan total sampel pemilih mencapai 786.000 orang. jumlah suara sah 251,16 persen dan suara tidak sah 1,03 persen, sedangkan suara tidak digunakan 36,25 persen. Batas kesalahan atau margin of error dari hasil hitung cepat ini adalah lebih kurang 0,11 persen untuk sampel pemilih dan lebih kurang 2,2 persen untuk sampel TPS

Friday, July 4, 2014

Inilah Isi Video Berita tvOne Yang Bikin PDI Perjuangan Ngamuk !!

Media Informasi Dan Cerita Aneh: Video Berita tvOne membuat partai PDIP ngamuk !! Para simpatisan partai banteng moncong putih mengaku samgat kecewa dan menilai tvOne telah melecehkan PDI Perjuangan karena mengaitkan partai dan calon presiden yang diusung, Joko Widodo, dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). lantas apakah berita itu benar apa cuma rekayasa? jawaban nya Inilah Isi Video Berita tvOne Yang Bikin PDI Perjuangan Ngamuk !!
Isi Video Berita tvOne, seorang perensenter tvOne dalam video yang diunggah di laman Youtube, mengatakan "Ternyata Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan membina hubungan erat dengan Partai Komunis Tiongkok atau CPC. Selain menerima kunjungan perwakilan dari Partai Komunis Tiongkok, PDIP juga mengirim sejumlah kadernya untuk mengenyam ilmu di partai komunis". rupanya, video inilah yang membuat kader PDIP murka dan menyerang kantor tvOne di Yogyakarta dan Jakarta pada hari Rabu malam, 2 Juli 2014. padahal sebenarnya berita tersebut merupakan fakta dan telah diberitakan sejumlah media seperti Antaranews Com dan Merdeka Com

Link Video Berita tvOne, 11 September 2012 merdeka com merilis berita berisi :
Partai Komunis China (The Communist Party of China/CPC) datang ke indonesia, dan PDIP PDIP ingin belajar sistem pengkaderan CPC yang dikenal berhasil
"Kedatangan delegasi dari CPC ini sangat berarti penting selain untuk melakukan pembelajaran mengenai pembangunan kader akar rumput serta pengentasan kemiskinan," ujar Ketua Bidang Pertahanan dan Hubungan Luar Negeri Andreas Pareira di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Selasa, 11 September 2012. Tindak lanjut dari kunjungan itu adalah pengiriman kader PDIP ke China untuk belajar pada Partai Komunitas China

Sementara hari Senin, 14 Oktober 2013, kantor berita antaranews com melaporkan ada 15 kader PDI Perjuangan yang berangkat dari Jakarta menuju China untuk belajar pada Partai Komunis China. Mereka berada di sana hingga 23 Oktober 2013. Berita antaranews bukanlah sekedar hoax atau isapan jempol. Narasumber adalah Eva Kusuma Sundari selaku pimpinan delegasi
kunjungan pada 14 Oktober 2013 itu adalah angkatan ketiga selama 2013, menurut Eva. Selain Eva yang juga anggota Komisi III DPR RI, kader PDI Perjuangan lainnya yang berangkat ke Negeri Tirai Bambu, antara lain Vanda Sarundayang (anggota Komisi VI DPR RI yang sekaligus Ketua Taruna Merah Putih Sulut), Bupati Ngawi Budi Sulistyo, Bupati Flores Timur Yoseph Lagadoni Herin, dan Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bambang Kusriyanto ""Selebihnya, anggota berbagai departemen di Departemen Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan," ujar Eva yang merupakan anggota Departemen Kaderisasi Departemen Pimpinan Pusat (DPP) PDIP
Mau lihat video nya? silahkan langsung menuju ke Area Video

* cerdaslah dalam menyikapi suatu berita

Thursday, June 12, 2014

Inilah Video Kecurangan Jokowi Yang Terungkap

Media Informasi Dan Cerita Aneh: Pilpres semakin dekat waktu nya, berbagai kampanye hitam dan kecurangan dari msaing-masing kubu capres mulai terungkap. salah satu nya Video Kecurangan Jokowi atau video penggalangan sumbangan relawan joko widodo palsu, silahkan di lihat Inilah Video Kecurangan Jokowi Yang Terungkap
Telah banyak berbagai video kecurangan masing-masing capres. dan ini salah satu nya, Video Kecurangan Jokowi. alih-alih menggalang dana buat jokowi, para relawan jokowi turun ke jalanan meminta sumbangan berbekal kardus. mereka meminta sumbangan buat mendukung joko widodo alias jokowi, namun ada keanehan.. apakah itu?
Video Kecurangan Jokowi, dalam video terlihat sejumlah warga turun ke jalan meminta sumbangan. namun ketika ditanya, salah seorang warga yang memberi sumbangan mengaku jika uang yang dia sumbangkan asal nya dari ketua tim relawan jokowi sendiri. sungguh ironis, apa yang terjadi? silahkan anda nilai sendiri, video nya lihat di Video Disini

Monday, May 26, 2014

Inilah Fakta Terbaru Tentang Prabowo Subianto Si Kambing Hitam

Media Informasi Dan Cerita Aneh: Anda mau tahu Fakta Terbaru Tentang Prabowo Subianto? bicara tentang Prabowo Subianto, selalu di kaitkan dengan tragedi kerusuhan Mei 1998 dimana Prabowo Subianto dituduh menjadi dalang nya. ini yang selalu di beritakan media, Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya faktanya tidak semuanya benar? sebenarnya Prabowo Subianto lah yang di jadikan kambing hitam dalam tragedi Mei 1998. Anda penasaran? ayo simak Inilah Fakta Terbaru Tentang Prabowo Subianto Si Kambing Hitam
Fakta Terbaru Tentang Prabowo Subianto, Prabowo dikenal sangat cerdas di sekolah maupun di AKABRI (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Meskipun Prabowo adalah alumnus AKABRI (1974), namun tidak banyak yang tahu bahwa setelah lulus SMA, Prabowo juga diterima di American School In London, Britania Raya. Karirnya dibidang militer terbilang sangat cemerlang dan membanggakan. Karir militer Prabowo termasuk yang tercepat dalam sejarah ABRI. Prabowo bahkan sempat disebut sebagai “The Brightest Star”. Dialah jenderal termuda yang meraih tiga bintang pada usia 46 tahun. Sebagai sesama orang militer, Prabowo bisa dianggap sebagai “antitesa” dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski sama-sama merupakan “The Rising Star” di tubuh ABRI saat itu, SBY lebih dikenal sebagai perwira intelektualnya ABRI. SBY cenderung analitis dan berhati-hati dalam mengambil keputusan, sebagai perwira lapangan Prabowo cenderung cepat, take action. Saat keputusan sudah dibuat Prabowo akan menjalankannya dengan penuh “determinasi”. Prabowo siap menanggung segala konsekuensinya
Fakta Terbaru Tentang Prabowo Subianto, peristiwa penculikan aktivis yang telah mencoreng nama baik dan menjadi penyebab kehancuran karir militernya. DKP (Dewan Kehormatan Perwira) yang menyelidiki kasus ini tidak pernah mngungkapkan hasil pemeriksaannya kepada publik. Tidak juga kepada Prabowo yang notabene menjadi tersangka. Tampaknya Wiranto sengaja mengambil manfaat agar prasangka publik menghukum Prabowo lebih berat. Meski Prabowo berikeras mengatakan tak pernah perintahkan. Namun Prabowo mengambil alih tanggung jawab anak buahnya. “Saya ambil alih tanggung jawabnya.” Begitu kata Prabowo. Sikap yang harus dibayar mahal dengan hancurnya karir militer yang gilang gemilang, namun juga menunjukkan kualitas kepemimpinan Prabowo. Jika Prabowo benar bersalah, mengapa justru korban-korban penculikan seperti Pius L Lanang dan Desmond J Mahesa justru menjadi pengurus Partai Gerindra? kualitas kepemimpinan Prabowo justru sudah teruji di saat-saat paling kritis negeri ini. Dibanding memilih mengorbankan anak buahnya, Prabowo memilih untuk ambil alih tanggung jawab dan menanggung sendiri resikonya. Seorang kapten kapal yang baik bukanlah yang pertama selamatkan diri saat kapal tenggelam, tetapi justru yang terakhir. Prabowo bisa dikatakan pihak yang dikalahkan dalam proses perebutan kekuasaan dan pengaruh di tubuh militer pada masa tahun 1998. Berbicara tentang Prabowo kita tidak bisa lepas dari peristiwa kelam Mei 1998 yang mencoreng nama bangsa Indonesia selamanya. Sebagai pihak yang kalah Prabowo menjadi “kambing hitam” dari semua peristiwa tersebut. tuduhan sebagai “penjahat kemanusiaan” pasti akan dimanfaatkan sebagai senjata lawan-lawan politiknya untuk menjatuhkan Prabowo. Jika memang benar Prabowo adalah tokoh yang bertanggung jawab terhadap peristiwa itu maka dia sudah menerima segala hukumannya. Jauh sebelum peristiwa Mei 1998 penghancuran nama baik Prabowo sudah terjadi. Semua berawal dari rivalitas antara Prabowo dan Wiranto. Ketidak harmonisan Prabowo dan Wiranto memang sudah berlangsung sejak lama. Mungkin karena latar belakang keduanya yang jauh berbeda. Prabowo yang kosmopolitan cenderung memiliki pola pikir yang terbuka. Sementara Wiranto dengan latar belakang lebih tertutup. Namun Prabowo yang terbiasa dengan persaingan terbuka sejak kanak-kanak menganggap rivalitas semacam itu sebagai hal biasa dan tidak dijadikan personal. Berbeda dengan Wiranto, dia lebih mirip dengan Soeharto dalam menyikapi suatu rivalitas. Lihat saja nasib yang menimpa pesaing-pesaing Soeharto yang mengganggu karir militer atau politiknya di masa lalu

Fakta Terbaru Tentang Prabowo Subianto, ke tidak suka-an Wiranto terlihat dengan absennya sebagai Pangab (Panglima ABRI) dalam acara serah terima Pangkostrad Letjen Soegiono kepada Prabowo. Begitu juga saat pemberhentian secara hormat Prabowo sebagai perwira militer. wiranto mencopot tanda-tanda pangkat Prabowo dengan satu tangan saja. Proses berakhir secara paksanya karir militer Prabowo memang tidak bisa dilepaskan dari rivalitas perwira muda dan perwira tua. Prabowo sebagai gambaran perwira muda tentu saja menjadi sasaran tembak utama saat itu. Posisi Prabowo saat itu benar-benar terjepit. Di satu sisi dia adalah menantu penguasa yang sedang menjadi sasaran sentimen negatif rakyat. Di sisi lain akibat manuver Wiranto dkk, Soeharto yang masih punya pengaruh justru membencinya sampai ke ubun-ubun. Sampai-sampai kepada penggantinya Habibie, soeharto menyampaikan pesan khusus untuk “mengamankan” Prabowo. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? 3 tuduhan utama yang diarahkan kepada Prabowo, yaitu: Penculikan akitivis, penembakan mahasiswa Trisakti, dan dalang kerusuhan Mei 1998. tapi Tidak satupun tuduhan tersebut yang terbukti. Seandainya Prabowo bersalah bukankah Pangab saat itu Wiranto? Bukankah sebagai panglima wiranto yang seharusnya paling bertanggung jawab? Mengapa hingga saat ini Prabowo tidak pernah diberitahu tentang hasil penyelidikan DKP sehingga tidak bisa membela diri? Mengenai penembakan mahasiswa Trisakti, Wiranto juga terkesan sengaja ‘buying time’ dengan tidak mengusut kasus ini secara cepat. Akibatnya tuduhan kembali ke Prabowo, yang jadi bulan-bulanan opini publik, dicurigai sebagai orang dibalik penembakan itu. Meski banyak sekali keanehan terhadap tuduhan ini namun fitnah sudah mencapai sasaran. Dan sekali lagi Prabowo terlanjur menjadi kambing hitam. Tuduhan mengarahkan Prabowo di balik penembakan, dengan konspirasi anggota kopasus memakai seragam Polri sebagai pelaku penembakan snipper. Teori konspirasi ini tidak pernah terbukti, karena peluru snipper diatas 7 mm dan proyektil peluru tertanam di korban kaliber 5,56 mm. Sementara korban dipilih secara acak. Kalau snipper akan memilih misalnya pemimpin demo atau target pilihan. Lima hari setelah insiden Trisakti, Prabowo datang ke rumah Herry Hartanto. Di bawah Alquran dia bersumpah. Di depan Syaharir Mulyo Utomo orang tua korban, “Demi Allah saya tidak pernah memerintahkan pembantaian mahasiswa.” keterlibatan Prabowo atas penembakan mahasiswa Trisakti, tanggal 14 Mei terjadi pertemuan di Makostrad (Markas Komanda Staf Angkatan Darat) atas inisiatif Setiawan Djodi. Pertemuan antara Prabowo dan tokoh masyarakat, antara lain: Adnan Buyung Nasution, Setiawan Djodi, Fahmi Idris, Bambang Widjoyanto. Dalam pertemuan itu Prabowo ditanya tentang keterlibatannya. Prabowo menjawab, “Demi Allah saya tidak terlibat, saya di set-up.” Menurut Buyung terlihat jujur. Peristiwa selanjutnya semakin memperkuat ketidak terlibatan Prabowo atas peristiwa penembakan mahasiswa tersebut. Puspom ABRI Sjamsu Djalal menghadapi kesulitan memaksa Kapolri Dibyo Widodo untuk menyerahkan anggotanya yang dicurigai terlibat. Disinilah peran Wiranto terlihat. 17 hari setelah insiden itu berlalu baru Wiranto memanggil Dibyo untuk untuk menyerahkan anggota. Itupun anggota diserahkan ke Polda bukan ke POM ABRI. Padahal Polri saat itu masih menjadi bagian ABRI dan Pangabnya adalah Wiranto. Sementara senjata sebagai barang bukti baru diserahkan tanggal 19 Juni 98. Hampir satu bulan sejak peristiwa terjadi. Kelak tahun 2000, uji balistik di Belfast, Irlandia membuktikan bahwa peluru berasal dari anggota Polri unit gegana. Siapa sesungguhnya dibalik pristiwa itu? Siapa yang beri perintah? Jelas bukan Prabowo yang sebagai Pangkostrad tidak punya jalur komando ke Polri. Dalam militer, garis komando benar-benar diterapkan. Bagaimana dengan tuduhan Prabowo sebagai otak dibalik kerusuhan Mei 1998? Benarkah dia yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut? kembali lagi Prabowo dikorbankan akibat proses perebutan kekuasaan terselubung diantara para elit militer saat itu? Apakah benar kerusuhan tersebut terjadi karena spontanitas atau ‘crime by omission’ (kejahatan karena pembiaran) atau bahkan ‘terror by design’ (teror yang didesain)?
Fakta Terbaru Tentang Prabowo Subianto, Mari kita kembali ke zaman yang tidak mengenakkan itu. Kadang untuk mencari kebenaran sejarah kita butuh “mesin waktu”. Kita juga membutuhkan testimoni para pelakunya yang saat ini masih hidup bahkan sedang berkuasa. Sedikit dari kita yang mengetahui apa peran SBY dalam proses pergantian kekuasaan saat itu. Padahal beliau juga cukup berperan. Sudah menjadi kepercayaan umum bahwa penembakan mahasiswa Trisakti mengakibatkan terjadinya kerusuhan besar-besaran. Benarkahkah demikian? Bukti-bukti menunjukkan bahwa kerusuhan Mei 98 itu bukanlah spontanitas kemarahan warga akibat peristiwa Trisakti. Adakah rekayasa pihak tertentu atau setidaknya pembiaran sehingga peristiwa itu bisa terjadi? Mari kita lihat secara jernih bukti-bukti yang ada. Satu peristiwa yang bisa dijadikan kunci keterlibatan Wiranto pada peristiwa tersebut adalah kepergiannya ke Malang saat ibukota sedang genting-gentingnya. Sebab Wiranto sudah tahu akan ada kerusuhan di ibukota, tetapi tetap bersikukuh untuk pergi ke Malang. Acara di Malang adalah serah terima PPRC dari Divisi I ke Divisi II. Wiranto menjadi Inspektur upacara (irup) nya. Sebenarnya itu adalah acara rutin yang bisa diwakilkan. Bayangkan, untuk serah terima Pangkostrad saja dia bisa berhalangan hadir. Bagaimana mungkin dalam kondisi ibukota yang genting dia sebagai pemegang kunci komando lebih memilih jadi irup acara seremonial seperti itu? Sangat tidak bisa diterima akal sehat. Apalagi mengingat tanggal 13 Mei malam Wiranto memimpin rapat Garnisun Jakarta untuk menanyakan situasi terakhir. Lebih mencurigakan lagi bahwa Kasum TNI Fahariur Razi saat itu sudah ditunjuk Pangkostrad Prabowo menjadi irup di Malang. Tetapi sekonyong-konyong diambil alih oleh Wiranto. Suatu kebetulan atau kesengajaan? Mungkinkah Wiranto sebagai Pangab tidak tahu menahu kondisi Jakarta? Dalam kondisi ibukota terjadi kerusuhan Wiranto malah pergi ke Malang dengan mengajak komandan-komandan seperti Danjen kopasus, komandan Marinir, dll. Lebih mencurigakan lagi sebenarnya Prabowo sudah brulang kali menghubungi Wiranto untuk membatalkan kepergiannya. Wiranto menjawab “Show must goon”. Ini mirip dengan Soeharto tahu akan gerakan 30 September namun sengaja tidak melakukan tindakan apapun untuk mencegahnya. Sebelumnya, saat situasi makin mengarah rusuh 12 Mei 1998 Panglima TNI Wiranto tidak memerintahkan pasukan untuk berada di Jakarta. Atas permintaan Pangdam Jaya yang mendapat perintah dari Mabes ABRI, Pangkostrad Prabowo kemudian membantu pengamanan ibukota. Pangkostrad Prabowo kemudian membantu Pangdam Jaya dengan mendatangkan pasukan dari Karawang, Cilodong, Makasar, dan Malang untuk membantu Kodam. Tetapi sekali lagi Wiranto tidak mau memberi bantuan pesawat Hercules sehingga Prabowo mencarter sendiri pesawat Garuda dan Mandala. Seharusnya jika negara dalam keadaan genting seperti itu panglima wajib mengambil alih komando dan secara fisik wajib berada di lokasi. Tetapi yang terjadi justru tidak terlihat sedikitpun i’tikad baik Wiranto untuk mencegah terjadinya kekacauan yang menelan korban hingga ribuan orang tersebut. Anehnya justru belakangan kubu Wiranto yang melemparkan kesalahan kepada Prabowo yang dianggap mengakibatkan kerusuhan itu. Bukankah Wiranto sudah menggelar rapat Garnisun tanggal 13 Mei untuk menanyakan situasi terakhir? Apakah Zaki Anwar Makarim sebagai ketua Badan Intelijen ABRI tidak pernah mengingatkan Wiranto akan ada kerusuhan? Bukankah Prabowo sendiri sudah mengingatkan Wiranto akan terjadi kerusuhan dan mencegahnya pergi ke Malang? Mengapa Wiranto tidak bergeming? Lantas apa sebenarnya tujuan Wiranto membentuk Pam Swakarsa? Pam Swakarsa ini rencananya akan dipakai sebagai perlawanan kalangan sipil terhadap demo yang semakin menjadi-jadi saat itu. Untuk Pam Swakarsa sendiri, memiliki produk “unggulan” yaitu Front Pembela Islam (FPI) yang kemudian direspon oleh hadirnya Jaringan Islam Liberal (JIL). Namun belakangan dicurigai bahwa justru Pam Swakarsa inilah salah satu penyulut kerusuhan Mei tersebut. Jauh sebelum peristiwa Mei terjadi, mantan Kakostrad Kivlan Zein bersaksi bahwa dialah yang diperintahkan Wiranto untuk membentuk Pam Swaraksa. Mengapa Wiranto menolak permohonan bantuan Hercules Prabowo sehingga dia harus mencarter sendiri pesawat Garuda dan Mandala? Mengapa saat Prabowo mengerahkan pasukan untuk berusaha menghentikan penjarahan “sistematis” toko-toko, justru Panglima TNI melalui Kasum Fahariur Razi malah melarang pengerahan pasukan untuk membantu Kodam Jaya? Mengapa panser-panser dan pasukan yang sudah siap saat itu tidak bisa bergerak karena menunggu perintah yang tidak kunjung datang? Keragu-raguankah atau kesengajaan? Yang jelas akibatnya ribuan nyawa melayang sia-sia, ratusan wanita diperkosa, aset-aset pribadi dibumi hanguskan. Bukti lain semakin mengarah kepada Wiranto sebagai dalang sesungguhnya dari kerusuhan Mei 98 dari pengakuan mantan Ka Puspom ABRI Sjamsu Djalal. Melihat kondisi ibukota yang semakin tidak terkendali, beliau menyarankan untuk memberlakukan jam malam. Namun Wiranto tidak bergeming. Artinya ada lebih dari satu orang yang memberi peringatan kepada Wiranto saat itu. Jadi keputusannya berangkat ke Malang adalah bagian dari “rencana”. Makin terkuak disini bahwa Prabowo yang justru berupaya mengamankan situasi malah dijadikan kambing hitam sebagai pelaku kudeta. Pertanyaan selanjutnya adalah, benarkah kerusuhan Mei itu murni spontanitas warga atau karena rekayasa dalam kaitan perebutan kekuasaan saat itu? Mengenai pembentukan Pam Swakarsa, Kivlan Zein sudah memberi testimoni bahwa itu adalah bentukan Wiranto. Dia yang ditugasi perintah pembentukan Pam Swakarsa diberikan oleh Wiranto. Dia panggil Kivlan Zein untuk meminta dana dari Setiawan Djodi. Pertemuan ini diatur oleh Jimmly Asshidiqie. Dalam pertemuan tersebut Wiranto mengatakan ini perintah Habibie. Jimmly akrab dengan Habibie dalam ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia). Kerusuhan yang terjadi karena spontanitas biasanya meluas dengan menjalar. Tidak serempak dimulai di seluruh penjuru kota dalam waktu yang bersamaan. Satu-satunya jawaban yang bisa diterima akal sehat adalah bahwa kerusuhan itu terjadi “by design”, dimulai berdasarkan komando pihak-pihak tertentu. Mengapa pada pagi hari tanggal 14 Mei ada pasukan dari Solo diterbangkan ke Jakarta dan mendarat di Halim? Disaat yang sama kerusuhan terjadi bersamaan antara Jakarta dan Solo. Semua terjadi pada pagi hari di waktu yang persis bersamaan. Tidak ada jeda. Seolah-olah mengisyaratkan bahwa kerusuhan di kedua kota ini sudah direncanakan matang sebelumnya dan dibawah komando yang sama. Disaat massa mulai menjarah di Jakarta disaat yang sama kejadian serupa terjadi di Solo. Modusnya sama persis. Jika kerusuhan itu spontanitas, mengapa dimulai secara serempak di berbagai penjuru Jakarta sekaligus Solo? Di salah satu pertokoan, ada kesaksian seorang ibu yang mencari anaknya yang ikut masuk ke Jogja Plaza karena disuruh seseorang. Tetapi dilantai 2 ditampar dan disuruh keluar dan akhirnya keluar sebelum pintu ditutup dari luar. Kita tahu akhirnya Jogja Plaza dibakar. Mungkinkah mahasiswa atau penduduk urban sengaja memasukkan massa ke dalam gedung lalu membakarnya dari luar? Atau ada pihak tertentu yang sengaja memobilisasi massa supaya terjadi kondisi kekacauan yang memungkinkan pihak-pihak tertentu ambil peranan? Sebagaimana yang kita ketahui selanjutnya, kondisi kacau itu sendiri akhirnya mempercepat proses jatuhnya Soeharto dari tampuk kekuasaan. Lalu siapakah yang diuntungkan dari jatuhnya Soeharto? Adakah Wiranto dkk atau Prabowo? Yang jelas sesaat setelah lengsernya Soeharto, Wiranto sebagai Pangab dengan mudahnya menghancurkan karir militer Prabowo. Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada aktivis mahasiswa 98, disini disampaikan bahwa sesungguhanya kejatuhan Soeharto bukan karena demo. Tetapi lebih karena pengkhianatan para elit, baik sipil maupun militer yang mana mereka sesungguhnya bagian dari kroni Soeharto sendiri. Peristiwa jatuhanya Soeharto dari kekuasaanya itu sendiri lebih tepat dikatakan hasil dari sebuah kudeta halus (soft coup) yang memanfaatkan demonstrasi mahasiswa yang merebak dimana-mana sebagai “pemicu”nya. Rupanya dalam suasana genting jatuhanya kekuasaan Soeharto itu diwarnai pula oleh rivalitas yang muncul ke permukaan diantara para perwira ABRI. Akibat lemahanya kepemimpinan Wiranto sebagai Pangab ditambah suasana yang tidak menentu. Masing-masing perwira berusaha mencari manfaat atas situasi tersebut. Para perwira berusaha “berinvestasi” pada masa depan masing-masing, setidaknya mengamankan posisi mereka masing-masing. Pada saat itu terlihat jelas di tubuh ABRI sendiri tidak solid dibawah satu komando. Masing-masing punya agenda sendiri-sendiri dan saling curiga satu sama lain. Salah satu contohnya adalah adanya siaran pers dari puspen (pusat penerangan) ABRI menjelang berakhirnya kekuasaan Soeharto. Siaran pers yang walau dibantah langsung oleh Wiranto namun turut mempercepat proses lengsernya Soeharto. Salah satu isi dari rilis tersebut adalah dukungan terhadap sikap PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) yang mendukung Presiden Soeharto lengser. Sebenarnya itu bukan merupakan rilis resmi ABRI karena tidak memakai kop surat dan tidak ditanda tangani. Menurut Makodongan, siaran pers dukungan terhadap sikap PBNU itu dibuat oleh Mardianto dan Kasospol saat itu, SBY. Meski tengah malam itu juga Wiranto membangunkan seluruh perwira untuk menarik rilis itu dari seluruh media massa agar tidak diterbitkan. Namun sudah terlanjur beredar dan Soeharto yang tahu tentang ini semakin kehilangan perspektif terhadap kondisi lapangan, terutama mengenai dukungan ABRI. Kejadian ini semakin memperburuk hubungan Prabowo dan Wiranto karena dia menganggap Prabowo-lah yang mengadukan ini ke Presiden. Tanggal 18 Mei Harmoko yang selalu menjilat Soeharto akhirnya menjadi “Brutus” dengan meminta beliau secara arif dan bijaksana untuk mundur. Sikap Harmoko ini cukup mengejutkan mengingat keberadaannya sebagai Ketua DPR/MPR adalah semata-mata untuk mengamankan kekuasaan Soeharto. Sebelumnya dia selalu langganan dipilih sebagai menteri oleh Soeharto. Bisa dikatakan dia memperoleh segala-galanya karena Soeharto. Namun karena desakan mahasiswa dan tokoh masyarakat akhirnya dia memilih untuk menyelamatkan diri sendiri. Namun begitu pernyataan pemimpin DPR/MPR itu, disambut gegap gempita oleh mahasiswa yang menduduki gedung DPR dan masyarakat seluruh Indonesia. Tetapi kegembiraan itu tidak berlangsung lama karena sekitar pukul 23:00 WIB Wiranto menyampaikan bahwa ABRI menolak pernyataan Harmoko itu. Melihat situasi yang semakin tidak menguntungkan kekuasaannya sebenarnya Soeharto sudah berniat mundur dari jabatannya. Namun dia ingin memastikan pasca mundurnya dia sebagai presiden tidak ada kekacauan yang membuka peluang bagi militer untuk berkuasa. Tanggal 19 Mei dibuatlah pertemuan dengan beberapa tokoh masyarakat, seperti Gus Dur, Nurcholis Madjid, Emha Ainun Nadjib, dll, minus Amien Rais. Dalam pertemuan tersebut Soeharto menyatakan akan membentuk Kabinet Reformasi yang akan menyiapkan pemilu. Sementara itu menjelang rencana Amien Rais yang akan mengumpulkan massa di Monas tanggal 19 Mei, Wiranto mengadakan rapat di Mabes. Dalam rapat yang dihadiri para perwira tinggi militer itu kembali muncul perbedaan antara Prabowo dan Wiranto. Dalam rapat itu Wiranto mengatakan bahwa perintah yang dibuat adalah mencegah masuknya pendemo dengan segala cara (at all cost). Prabowo bertanya berulang-ulang apa maksud perintah itu? Apakah akan digunakan peluru tajam? Pertanyaan tersebut tidak dijawab dengan jelas oleh Wiranto. Kivlan Zein menggelar tank dan panser dengan perintah, “Lindas saja mereka yang memaksa masuk Monas!” Kivlan Zein meminta Prabowo agar Amien Rais membatalkan rencana demo sejuta umat di Monas. “Dari pada saya dimusuhi umat Islam lebih baik saya tangkap Amien Rais” kata Kivlan. Akhirnya Amien Rais membatalkan rencana demo di Monas. Saat menghadapi Habibie, Prabowo berkata, “Pak, bapak sepuh mungkin akan lengser siapkah anda menggantikannya?” Bapak sepuh adalah sapaan Prabowo kepada Soeharto yang saat itu menjadi mertuanya. Selanjutnya Prabowo meminta Habibie untuk mempersiapkan diri. Disini terlihat bahwa Prabowo merasa tidak punya masalah dengan Habibie. Jika kita membaca ulang berita-berita media jauh sebelumnya, juga tampak jelas hubungan kedua tokoh ini sangat akrab. Berulang kali Prabowo menyampaikan kekagumannya pada Habibie, begitu juga sebaliknya. Prabowo yang berhasil meredakan situasi merasa akan mendapat pujian. Maka datanglah dia ke Cendana. Tapi celaka, disitu sudah ada kelompok Wiranto yang duduk bersama-sama dengan Soeharto dan putra-putrinya. Rupanya disitu Wiranto “mengadukan” tentang manuver Prabowo yang mengindikasikan dia runtang-runtung dengan Habibie dan para aktivis. Saat dia tiba, Mamiek langsung menghardik Prabowo dengan kasar sambil mengacungkan telunjuk hanya satu inci dari hidung Prabowo. Sambil berkata, “Kamu pengkhianat! Jangan injakkan kakimu di rumah saya lagi!” Prabowo keluar menunggu sambil bilang, “Saya butuh penjelasan”. Titiek –istri Prabowo- hanya bisa menangis, lalu dia pulang. Saat itu sesungguhnya Prabowo sudah dikalahkan, kalah oleh lobi dan pendekatan Wiranto yang meyakinkan. Dalam kondisi gamang seperti itu memang Soeharto sangat rentan menerima informasi yang dipelintir. Hal yang sama akan terulang kembali pada Habibie. Kali ini Wiranto sendiri mengakui ada informasi yang salah ditangkap Habibie dari dirinya. Sementara itu Habibie yang merasa terancam dengan rencana pembentukan Kabinet Reformasi mengeluarkan kartu As-nya. Dia dan 14 menteri ekuin di bawah Ginandjar Kartasasmita menyampaikan keberatannya untuk menjadi bagian dari Kabinet Reformasi. Soeharto merasa benar-benar terpukul atas kejadian terakhir ini karena merasa ditinggalkan. Apalagi diantara mereka ada yang dianggap sebagai orang-orang yang dia “selamatkan”. Malam itu Soeharto terlihat gugup dan bimbang. Suatu kejadian langka. Namun disaat-saat penuh kekecewaan itu hadir sahabat-sahabat sejati yang menunjukkan kesetiaannya. Malam itu hadir di Cendana para mantan wapres menyampaikan dukungannya; Umar Wirahadikusuma, Sudharmono, Try Sutrisno. Sekitar pukul 23:00 WIB Soeharto memanggil Yusril Ihza Mahendra, Saadilah Mursayaid, dan Wiranto. Beliau menyampaikan bahwa besok akan menyerahkan kekuasaan kepada Habibie. Esok paginya, Harmoko, Syarwan Hamid, Abdul Gafur, Fatimah Ahmad, dan Ismail Hasan Metareum menemui Soeharto di ruang Jepara. “Ada dokumen lain lagi?” Tanya Soharto. “Tidak Pak.” jawab Harmoko. “Baik kalian tunggu saja disini, saya akan melaksanakan pasal 8 UUD 45.” Tutur Soeharto. Di Credential Room Soeharto bertemu Habibie tetapi Soeharto melengos. Soeharto sangat sakit hati dengan murid kesayangannya ini. Selesai menyampaikan pidato pengunduran dirinya, dia menyalami Habibie dan kembali ke ruang Jepara. Kepada para pimpinan DPR/MPR itu dia berkata, “Saya sudah bukan presiden lagi”. Mbak Tutut sembab matanya karena menangis. Harmoko melongo. Pagi itu adalah pertemuan terakhir Soeharto dan Habibie. Bahkan saat kritis menjelang ajalnyapun Habibie dilarang menemui Soeharto. Hubungan Soeharto dan Habibie adalah hubungan panjang dua manusia yang berhasil menjadi pemimpin negeri ini. Soeharto sudah mengenal Habibie sejak Habibie masih anak-anak. Bahkan saat ayah Habibie meninggal Soeharto-lah yang menyolatkannya. Soeharto-lah yang menutupkan mata ayah Habibie saat meninggal dunia. Bahkan dalam buku biografinya Soeharto tidak segan-segan menunjukkan kepercayaan dan rasa sayangnya terhadap Habibie. Soeharto pula yang mengirim utusan untuk menjemput Habibie di Jerman untuk kembali ke Indonesia. Kita belajar dari sini. Bagaimana demi kedudukan hubungan umat manusia yang begitu dalam mampu dikorbankan. Sekitar pukul 23:00 WIB Prabowo dan Muhdi bertemu dengan Habibie di kediamannya untuk memberi dukungan pada presiden baru. Namun keesokannya pada tanggal 22 Mei, selesai Sholat Jumat Prabowo mendapat kabar mengejutkan. Bagai petir di siang bolong, Prabowo di Makostrad ditelepon Mabes AD, diminta menanggalkan benderanya. Perintah itu tak lain artinya bahwa jabatannya dicopot. Prabowo mengingat perkataan Habibie jauh sebelumnya, “Prabowo, kapan pun kamu ragu temui saya, jugan pikirkan protokoler!” Maka Prabowo menemui Habibie yang sudah menjadi presiden dan berkata, “Ini penghinaan bagi keluarga saya dan keluarga mertua saya.” Habibie menjelaskan kalau dia mendapatkan laporan dari Pangab bahwa ada gerakan pasukan Kostrad menuju Jakarta, Kuningan, dan istana. Prabowo minta setidaknya 3 bulan di Kostrad. Habibie menolak. “Tidak, sampai matahari terbenam anda harus menyerahkan semua pasukan!” Dari sini kembali terlihat, untuk kedua kalinya Prabowo dikalahkan oleh lobi dan pendekatan Wiranto. Kelak, Wiranto sendiri mengakui bahwa ada kemungkinan informasi yang diberikan diterima secara salah oleh Habibie. Namun kesalahpahaman apapun itu, Prabowo sudah terlanjur menjadi pihak yang dirugikan, karir militer nya hancur sudah

* NOTE: berita ini ini bukan sebagai kampanye, karena admin bukan kader dari partai manapun, semua isi berita hanya untuk membahas mengenai sosok Prabowo Subianto yang kontroversial dari sudut pandang yang berbeda. agar masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap dan seimbang tentang calon pemimpin yang akan dipilihnya termasuk Prabowo. karena begitu banyaknya berita miring seputar calon presiden RI 2014-2019 pada pemilu bulan juli mendatang

source

Saturday, May 24, 2014

Inilah Informasi Biodata Dan Riwayat Hidup Terlengkap Hatta Rajasa Cawapres Pasangan Prabowo Subianto

Media Informasi Dan Cerita Aneh: Seiring dipastikan nya Hatta Rajasa sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto, maka Biodata Dan Riwayat Hidup Terlengkap Hatta Rajasa pun mulai banyak di cari orang untuk mengenal siapa dia. bagi anda yang sedang mencari profil data diri dan daftar riwayat hidup nya, silahkan baca Inilah Informasi Biodata Dan Riwayat Hidup Terlengkap Hatta Rajasa Cawapres Pasangan Prabowo Subianto
Biodata Dan Riwayat Hidup Terlengkap Hatta Rajasa

Nama Lengkap : Hatta Rajasa
* Tempat Tanggal Lahir : Palembang, Sumatera Selatan 18 Desember 1953
* Nama Istri : Drg. Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa
* Nama Anak : Reza, Siti Rubi Aliya Rajasa, Azimah, Rasyid
* Hobby : Membaca
* Agama : Islam
* Warga Negara : Indonesia
* Jabatan Terakhir: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia yang menjabat dari 22 Oktober 2009 hingga 13 Mei 2014
* Pernah Menjabat: Menteri Sekretaris Negara (2007-2009), Menteri Perhubungan (2004-2007), dan Menteri Negara Riset dan Teknologi (2001-2004)
* Partai Politik: Partai Amanat Nasional (PAN)


~ Sejarah Pendidikan Hata Rajasa
* SMA Negeri 4 Palembang
* Insinyur Teknik Perminyakan angkatan 1973 Institut Teknologi Bandung (ITB)
* Studi Pembangunan Institut Teknologi Bandung (ITB) selama setahun, tetapi tidak dilanjutkan karena sibuk di partai politik dan jadi Menristek


~ Sejarah Perjalanan Karier Hata Rajasa
* 1977-1978: Teknisi Lapangan PT. Bina Patra Jaya
* 1980-1983: Wakil Manajer teknis PT. Meta Epsi
* 1982-2000: Presiden Direktur Arthindo
* 1999-2000: Ketua Fraksi Reformasi DPR-RI
* 2000-2005: Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional
* 2001-2004: Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Gotong Royong
* 2004-2007: Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu
* 2007-2009: Menteri Sekretaris Negara Kabinet Indonesia Bersatu
* 2009-2014: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu II
* 2010-sekarang: Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional


Riwayat Hidup Terlengkap Hatta Rajasa
Ir. M. Hatta Rajasa adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia sejak 22 Oktober tahun 2009. Sebelumnya pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 18 Desember 1953 ini pernah menjabat juga sebagai Menteri Sekretaris Negara (2007-2009), Menteri Perhubungan (2004-2007), dan Menteri Negara Riset dan Teknologi(2001-2004). beberapa kecelakaan transportasi yang menonjol terjadi saat Hatta Rajasa menjabat sebagai Mentri Perhubungan, di antaranya musibah Mandala Airlines Penerbangan 91, Kecelakaan KM Digoel, Musibah KM Senopati Nusantara, Adam Air Penerbangan 574, dan Garuda Indonesia Penerbangan 200. Hatta Rajasa merupakan pengusaha dan CEO sukses yang kini fokus menjadi politisi. Semua perusahaannya dijual setelah masuk partai. Pria religius penganut pluralisme dalam politik ini berobsesi menjadi politisi negarawan yang mendahulukan kepentingan bangsa. Terlatih bekerja keras, jujur, mandiri dan bekerjasama sejak kecil. Sekjen Partai Amanat Nasional ini, dipercaya dan menunjukkan integritas dan kapasitasnya menjabat Menristek pada Kabinet Gotong-Royong dan Menteri Perhubungan pada Kabinet Indonesia Baru. Pada tanggal 9 Januari tahun 2010, secara aklamasi, Hatta Rajasa terpilih sebagai Ketua Umum DPP PAN periode 2010-2015 menggantikan Soetrisno Bachir. Besan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini juga terpilih sebagai bakal calon wakil presiden dalam pemilu 2014 sebagai pasangan Prabowo Subianto. Hatta dikenal sebagai menteri yang cukup dekat dengan SBY, bahkan kerap menjadi utusan penghubung silahturahmi politik SBY dengan lawan politiknya. Bahkan, banyak yang menyebut pernikahan putri Hatta dengan putra bungsu SBY merupakan perkawinan unsur politik. awal mulanya Hatta menjabat Ketua Departemen Sumber Daya Alam dan Enerji di PAN. Kemudian, setelah kongres I, terpilih menjadi Sekjen. Pada Pemilu 1999, ia pun terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari PAN, dari wilayah pemilihan Bandung. Di lembaga legislatif itu, dia terpilih menjadi ketua Fraksi Reformasi DPR. Profesional dan konsentrasi penuh membuat kinerjanya menonjol dalam lobi politik. Meski terkenal di bidang politik ternyata Hatta Rajasa adalah lulusan teknik perminyakan dari Institut Teknologi Bandung (ITB). ayah dari empat anak ini merupakan sosok yang hangat dengan keluarga. Tidak dapat dipungkiri bahwa keluarga juga merupakan kunci sukses pendorong Hatta Rajasa dalam menjalani karier. Dia dikenal sebagai pribadi penyayang keluarga. gaya hidup keluarga Hatta pun tidak berubah ketika dia menduduki jabatan birokrasi pemerintahan. Sang istri tetap menyetir mobil sendiri, bahkan Hatta sangat marah jika mendapatkan privilege di jalan raya, seperti mendapatkan pengawalan motor Patwal. Meski terkena macet, Hatta tetap menikmati nya

Friday, May 23, 2014

Profil Terlengkap Jokowi Dan Daftar Riwayat Hidup Nya

Media Informasi Dan Cerita Aneh: Profil Terlengkap Jokowi atau Biodata dan Biografi berikut daftar riwayat hidup paling lengkap Joko Widodo alias Jokowi

* Nama Lengkap: Joko Widodo
* Tempat Tanggal Lahir : Surakarta, 21 Juni 1961
* Nama Istri : Ny. Hj. Iriana
* Nama Anak : Gibran Rakabuming, Raka Kahiyang Ayu, Kaesang Pangarep
* Kebangsaan : Indonesia
* Agama : Islam
* Pekerjaan : Pengusaha
* Profil Facebook : Jokowi
* Akun twitter : jokowi_do2
* Email : jokowi@indo.net.id
* Pendidikan : SDN 111 Tirtoyoso (Solo), SMPN 1 Solo, SMAN 6 Solo, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM)
* Partai politik : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
* Jabatan Terakhir : Gubernur Jakarta ke-17 (Mulai menjabat 15 Oktober 2012)
* Pernah Menjabat : Wali Kota Surakarta (Masa jabatan 28 Juli 2005 – 1 Oktober 2012)

Penghargaan Yang Diterima Jokowi

~ Penghargaan Personal Jokowi:
* Masuk 10 Tokoh di Tahun 2008 oleh Majalah Tempo
* Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta Award
* Bung Hatta Anticorruption Award (2010)
* Charta Politica Award (2011)
* Wali Kota teladan dari Kementerian Dalam Negeri (2011)

~ Penghargaan Jokowi Selama Menjabat Sebagai Walikota Surakarta:
* Kota dengan Tata Ruang Terbaik ke-2 di Indonesia
* Piala dan Piagam Citra Bhakti Abdi Negara dari Presiden Republik Indonesia (2009), untuk kinerja kota dalam penyediaan sarana Pelayanan Publik, Kebijakan Deregulasi, Penegakan Disiplin dan Pengembangan Manajemen Pelayanan
* Piala Citra Bidang Pelayanan Prima Tingkat Nasional oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia (2009)
* Penghargaan dari Departemen Keuangan berupa dana hibah sebesar 19,2 miliar untuk pelaksanaan pengelolaan keuangan yang baik (2009)
* Penghargaan Unicef untuk Program Perlindungan Anak (2006)
* Indonesia Tourism Award 2009 dalam Kategori Indonesia Best Destination dariDepartemen Kebudayaan dan Pariwisata RIbekerjasama dengan majalah SWA
* Penghargaan Kota Solo sebagai inkubator bisnis dan teknologi (2010) dari Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI)
* Grand Award Layanan Publik Bidang Pendidikan (2009)
* 5 kali Anugerah Wahana Tata Nugraha (2006-2011) - Penghargaan Tata Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Umum
* Penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada Arutala dari DepKes (2009)
* Kota Terfavorit Wisatawan 2010 dalam Indonesia Tourism Award 2010 yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata
* Pemerintah Kota Solo meraih penghargaan kota/kabupaten pengembang UMKM terbaik versi Universitas Negeri Sebelas Maret alias UNS SME's Awards 2012
* Penghargaan dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu kota terbaik penyelenggara program pengembangan mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) 2011
* Penghargaan Langit Biru 2011 dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk kategori Kota dengan kualitas udara terbersih
* Penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudoyono dalam bidang Pelopor Inovasi Pelayanan Prima (2010)


Profil Terlengkap Jokowi, Joko Widodo lahir dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo. nama kecil Jokowi adalah Mulyono. Pendidikannya diawali dengan masuk SD Negeri 111 Tirtoyoso yang dikenal sebagai sekolah untuk kalangan menengah ke bawah. Di mata guru Sekolah Dasar nya, Sutarti Wardojo, Jokowi telah memiliki jiwa kepemimpinan sejak SD. kesulitan hidup yang dialami keluarga nya, memaksa jokowi kecil berdagang, mengojek payung, dan jadi kuli panggul untuk mencari sendiri keperluan sekolah dan uang jajan. Saat anak-anak lain ke sekolah naik sepeda, Jokowi memilih untuk tetap berjalan kaki. Mewarisi keahlian bertukang kayu dari ayahnya, Jokowi mulai pekerjaan menggergaji pada umur 12 tahun.Penggusuran yang dialaminya sebanyak tiga kali di masa kecil memengaruhi cara berpikirnya dan kepemimpinannya kelak setelah menjadi Wali Kota Surakarta saat harus menertibkan permukiman warga. Setelah lulus SD, Jokowi kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta. Ketika Jokowi lulus SMP, Jokowi sempat ingin masuk ke SMA Negeri 1 Surakarta, namun gagal dan akhirnya masuk ke SMA Negeri 6 Surakarta
Profil Terlengkap Jokowi, Jokowi meraih gelar insinyur dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 1985. Ketika mencalonkan diri jadi walikota Solo, banyak kalangan yang meragukan kemampuan pria yang berprofesi sebagai pedagang mebel rumah dan taman ini, bahkan hingga sampai dia terpilih. setahun setelah Jokowi memimpin, banyak gebrakan progresif dilakukan olehnya. Jokowi banyak mengambil contoh pengembangan kota-kota di Eropa yang sering ia kunjungi dalam rangka perjalanan bisnisnya. Jokowi menjabat Wali Kota Surakarta (Solo) selama dua kali masa bakti 2005-2015, namun tidak terselesaikan lantaran terpilih sebagai gubernur DKI Jakarta. Jokowi dicalonkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, menjadi Gubernur DKI Jakarta dari 15 Oktober 2012. Jokowi merupakan gubernur ke-17 yang memimpin ibukota Jakarta. Jokowi adalah pemberian nama dari buyer dari Prancis yang kesulitan menyebut nama lengkap Joko Widodo. ditambah alasan begitu banyak nama dengan nama depan Joko yang jadi eksportir mebel kayu. Pembeli dari luar bingung untuk membedakan, Joko yang mana. di kartu nama yang dia berikan tertulis, Jokowi Wali Kota Solo. di kota Solo sendiri yang namanya persis Joko Widodo ada 16 orang

Thursday, May 22, 2014

Inilah Foto Dan Video Prabowo Pukul Orang Di KPU Saat Mendaftar

Media Informasi Dan Cerita Aneh: Heboh beredar Foto Dan Video Prabowo Pukul Orang di KPU saat kemarin mendaftar sebagai calon presiden RI periode 2014-2019. lantas apakah semua itu benar? atau hanyalah gosip bahkan hanyalah fitnah dari bagian kampanye hitam para saingan politik nya? kebenaran nya baca Inilah Foto Dan Video Prabowo Pukul Orang Di KPU Saat Mendaftar
Foto Dan Video Prabowo Pukul Orang Di KPU, Prabowo Subianto, calon presiden dari Partai Gerakan Indonesia Raya lagi-lagi kena berita miring. Setelah kemarin sempat terkena isu punya hutang Rp 14 triliun, Prabowo di beritakan melakukan pemukulan pada seseorang saat melakukan pendaftaran sebagai capres di KPU. tapi aneh nya tak satu pun media nasional memberitakan aksi pemukulan oleh Prabowo ini, hanya sebuah portal jurnalis citizen Kompasiana yang memposting berita Prabowo ‘memukul’ seorang staf berbaju biru di KPU. adapun cuplikan berita nya adalah "Capres dari partai gerinda melakukan pemukulan di KPU, hal ini belum diselidiki siapa orang yang di pukul oleh baju putih berbadan tegap. Terjadi insiden pemukulan hari ini, selasa 20/05/2014, setelah pendaftaran capres-cawapres Prabowo dan Hatta Rajasa di gedung KPU Pusat. insiden pemukulan masih di selidiki apa yang terjadi sehingga Prabowo melakukan pemukulan terhadap orang yang mengunakan baju biru kata saksi mata tidak diberikan namanya. Dari foto tersebut terlihat Prabowo mengunakan kemeja putih lengan panjang, memukul seseorang dengan memakai Baju Biru. Insiden ini membuat miris calon pemimpin negara, bayangkan calon pemimpin negara indonesia melakukan pemukulan, bagaimana kalau dia terpilih? Bisa-bisa warga indonesia di injak-injak, melihat sejarah tahun 98, banyak mahasiswa triksakti terbunuh oleh otak licik Prabowo. Masyarakat indonesia harus bener-bener teliti sebelum memilih pemimpin Indonesia" berita ini ditulis oleh Warlock Anynomous dan silahkan anda baca sendiri Di Kompasiana Langsung
Foto Prabowo Pukul Orang Di KPU

Foto Dan Video Prabowo Pukul Orang Di KPU, gelagat kericuhan memang sudah tercium sejak awal. Karena saat mendaftar di KPU, Prabowo membawa ribuan massa yang berasal dari partai-partai para pendukungnya yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan menurut kabar Partai Golongan Karya (GOLKAR) serta Partai Demokrat yang berminat untuk segera bergabung. KPU penuh sesak dan terjadi hiruk pikuk. Kepadatan dan kekacauan ini sempat diberitakan di Tribun. Menurut Tribun, ketegangan terjadi saat bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Hatta Rajasa mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu Presiden 2014 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, hari Selasa (20/5/2014). suasana memanas sudah terasa saat rombongan pengantar Prabowo-Hatta yang lebih dulu tiba di depan kantor KPU tidak diperbolehkan masuk oleh para petugas kepolisian. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan, dan membuat suasana semakin tidak kondusif. saat Prabowo-Hatta tiba di depan pintu masuk KPU, kaca pintu sampai pecah. Hal ini terjadi karena para pendukung dan awak media yang ingin mendapatkan keterangan terus saling dorong. Akibat insiden itu, Kepala Sub Bagian Keamanan KPU Solihin harus dilarikan ke rumah sakit. Menurut petugas keamanan KPU yang tidak mau merahasiakan namanya, aksi saling dorong terjadi sekitar pukul 14.15 WIB, saat Prabowo telah memasuki ruang pendaftaran "Saat itu, massa pendukung Prabowo-Hatta memaksa masuk dari pintu keluar Gedung KPU. Mungkin orang-orang itu tidak sabar, terus ke sini (pintu ke luar). Tadinya pintu dibuka. Tapi karena massa mencoba masuk, Solihin menutup pintunya" kata dia. Tim keamanan KPU hanya menetapkan satu jalur masuk ke gedung. Sementara itu, jalur yang lain digunakan khusus untuk ke luar. Sebelum masuk, setiap orang harus melewati metal detector dan pemeriksaan barang bawaan. Menurut dia, massa berupaya membuka pintu dengan mendorong pintu bermaterial kaca setebal sekitar satu sentimeter itu. Di sisi lain, petugas keamanan mendorong agar pintu tetap dalam keadaan tertutup. Aksi saling dorong itulah yang menyebabkan pintu kaca pecah. Puncak ketegangan, seperti dikutip Tribun, terjadi saat seorang ajudan Prabowo yang hendak masuk ke ruang sidang utama dipukuli oleh para polisi yang berjaga di depan pintu tersebut. Ajudan Prabowo yang mengenakan seragam safari khas berwarna coklat itu tidak diperbolehkan masuk. Akhirnya, ia ditarik dan dipukuli beramai-ramai oleh polisi. Suasana tegang tersebut terus berulang saat para petinggi partai pengusung Prabowo-Hatta ingin masuk ke dalam ruangan yang menjadi tempat penyerahan berkas pendaftaran administrasi di kantor KPU. sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Gerindra atau Kepolisian aras hal ini
Video Prabowo Pukul Orang Di KPU

Yang pakai hp silahkan KLIK DISINI untuk lihat video nya
* NOTE: saya tidak membenarkan berita, foto dan video ini. disini saya malah ingin bertanya benar apa tidak semua ini? silahkan ber argumen bebas menurut pandangan masing-masing dan tulis di kolom komentar. tapi INGAT, jangan memancing keributan dan jaga kata-kata nya,, thanks a lot
sumber